Islam Web

Artikel

  1. Home
  2. Artikel
  3. MENSUCIKAN JIWA
  4. Muslim Idial

22 Artikel

  • Istidraj: Saat Nikmat Menjadi Azab

    Di tengah hiruk-pikuk kesibukan duniawi dan momen-momen kesombongan saat seseorang merasa telah menggenggam kendali takdir, muncul sebuah ketetapan Ilahi yang agung yang disebut Al-Qur'an sebagai "Istidraj". Ini adalah kondisi di mana Allah membukakan pintu-pintu segala sesuatu bagi seorang hamba yang terus bergelimang maksiat—bukan.. Selengkapnya

  • Supaya Hati Tetap Hidup

    Hati adalah permata hidup manusia. Dengan hati yang bersih dan bening hidup manusia menjadi bersih dan bening. Fakta ini selain ditunjukkan oleh dalil-dalil Syariat juga dibuktikan oleh teori-teori sains dan filsafat dalam seluruh agama sepanjang sejarah. Dari sini, seorang Muslim yang bijak akan selalu memperhatikan hal-hal yang akan menjaga keshalihan.. Selengkapnya

  • Sebagaimana Engkau Memperlakukan Hamba Allah Demikianlah Allah Memperlakukanmu

    Dalam hadits, Nabi Shallallâhu `alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang.” [HR. Al-Bukhari]. “Tidak ada balasan bagi kebaikan kecuali kebaikan (pula).” [QS. Ar-Rahman: 60]. Barang siapa menyayangi makhluk maka ia akan disayangi oleh Sang Khaliq. Nabi Shallallâhu.. Selengkapnya

  • Perbaiki Dirimu Sendiri

    Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: “Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” [QS. Asy-Syams: 9-10]. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa keberuntungan dan keselamatan diraih oleh mereka yang menyucikan jiwanya dengan iman dan ketaatan hingga layak mendapatkan kenikmatan.. Selengkapnya

  • Pengaruh Ibadah dalam Membersihkan Diri

    Salah satu sisi positif terbesar Islam adalah bahwa ia merupakan sebuah agama yang komprehensif menyentuh seluruh dimensi kehidupan. Tidak ada pemisahan antara ibadah dengan akhlak, begitu juga antara ilmu dengan amal. Tidak diragukan lagi bahwa di antara tujuan utama disyariatkannya ibadah dalam Islam—baik yang wajib maupun yang sunnah—adalah.. Selengkapnya

  • Komitmen Beragama yang Benar

    Oleh: Ahmad Ibnu Abdurrahman Al-Qâdhi Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—beserta keluarga dan para shahabat beliau. Sesungguhnya komitmen beragama dengan menaati Allah—Subhânahu wata`âlâ, serta ikhlas menyembah-Nya.. Selengkapnya

  • Kuat dalam Memegang Agama Salah Satu Karakter Kaum Mukminin

    Kuat dalam memegang agama, kuat dalam berpegang teguh padanya, dan sabar dalam menghadapi ujian karenanya adalah salah satu karakter lelaki sejati. Yang demikian itu adalah sifat para nabi dan rasul, serta orang-orang yang setia mengikuti tuntunan mereka hingga hari Kiamat. Teguh dalam memegang agama Allah, dan tegas dalam mengucapkan kebenaran di hadapan.. Selengkapnya

  • Agama Adalah Ketulusan

    Dalam agama Islam, ketulusan mempunyai kedudukan dan posisi yang agung. Bagaimana tidak, Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—sendiri telah menjadikan konsep ketulusan setara dengan seluruh agama ini. Beliau bersabda,"Agama adalah ketulusan." Pada dasarnya, suatu ketulusan disampaikan karena rasa cinta seseorang kepada.. Selengkapnya

  • Di atas Puncak Gunung

    Oleh: Dr. Muhammad Al-'Arîfi Bismillâhirrahmânirrahîm. Ini adalah perjalanan bersama sekelompok orang-orang shalih… Orang-orang yang berlomba melakukan amal ketaatan dan berpacu dalam kebaikan… Ya, bersama orang-orang yang bersegera untuk menggapai ampunan dan Surga dari Tuhan mereka… Ini adalah berita.. Selengkapnya

  • Membela Diri

    Karakter keseimbangan yang menjadi keistimewaan Agama kita membuat seorang mukmin pada suatu kondisi harus bersifat tawaduk, toleran, penuh maaf, lapang dada, dan ketika marah juga mudah memaafkan. Tetapi pada kondisi-kondisi tertentu, seorang mukmin juga harus sangat mementingkan harga dirinya, menuntut haknya, membalas tindakan orang yang menzaliminya,.. Selengkapnya

  • Keberanian

    Definisi keberanian menurut sebagian orang adalah ketidaktakutan, dan ketegaran dalam menghadapi kesulitan, dan marabahaya, ketika membutuhkan hal itu, serta pendirian yang teguh ketika menghadapi hal-hal yang menakutkan, dengan menganggap ringan kematian. Ibnu Hazm—Semoga Allah merahmatinya—berkata, "Keberanian adalah mengerahkan potensi.. Selengkapnya

  • Hubungan Antara Ibadah dan Akhlak

    Agama kita merupakan risalah penutup yang Allah turunkan melalui Nabi Muhammad—Shallallâhu `alaihi wasallam—kepada segenap manusia. Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—telah menggariskan tujuan-tujuan utama dari pengutusan beliau. Di antara tujuan utama itu, beliau sebutkan dalam sebuah hadits shahîh: "Sesung.. Selengkapnya

  • Kesungguhan Adalah Jalan Keberhasilan

    Sesungguhnya di alam semesta terdapat aturan dan hukum yang tidak boleh dilanggar oleh para makhluk Allah. Hukum-hukum alam itu bahkan harus dijaga agar kita meraih kenikmatan hidup di dunia dan kebahagiaan yang kekal di Akhirat. Di antara hukum alam itu adalah "Siapa yang sungguh-sungguh niscaya akan berhasil, dan siapa yang mau berlelah-lelah.. Selengkapnya

  • Bagaimana Memuhasabahi Diri?

    Agar kita bisa memiliki sifat-sifat mulia dan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah maka kita harus selalu melakukan muhasabah diri, supaya ia kembali kepada fitrah penciptaannya. “(Tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia.. Selengkapnya

  • Ketika Muhasabah Telah Hilang

    Sungguh di antara amanah yang paling besar ialah amanah menjaga diri sendiri. Ia lebih besar daripada amanah menjaga anak, lebih besar daripada amanah menjaga harta. Allah bersumpah dengannya di dalam Kitab Suci-Nya, dan Allah tidak bersumpah kecuali dengan perkara yang besar. Dia berfirman (yang artinya): “Dan (demi) jiwa serta penyempurnaan.. Selengkapnya